Biologi
Senin, 09 Mei 2016
Kamis, 03 Desember 2015
Laporan praktikum
PENGARUH OKSIGEN TERHADAP
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KACANG HIJAU

Nama Kelompok JASMINUM XII IA 2 :
1.
APRISKA
WIJAYANA
2.
AOLA AZQIYA
3.
ARINA ZULFA
4.
ENDANG
LESTARI
5.
JODA HAQIQI
M.Z
6.
SITI
KHUROTUL A.
UPTD SMAN I
MOJO
TAHUN AJARAN
2014/2015
Jln. Tambangan No.
16 Desa. Mlati Telp (0354)467918
Kode Pos : 64162
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. W
Segala puji syukur bagi
Alloh SWT, yang telah memberikan rahmat dan nikmat-Nya sehingga selama 2 minggu
ini kami mampu menyelesaikan laporan percobaan Biologi yang berjudu l”Pengaruh Oksigen Terhadap Pertumbuhan Dan
Perkembangan Kacang Hijau”.
Melalui kata pengantar ini kami lebih dahulu
minta maaf dan mohon memaklumi, bila mana isi laporan tersebut ada kekurangan
dan ada tulisan menyinggung perasaan pembaca. Semoga laporan ini dapat
memberikan manfaat bagi kita semua. Amiin
Wassalamu’alaikumWr. Wb
Kediri, 01 September 2014
Penyusun
JASMINUM
DAFTAR ISI
Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I : PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Rumusan Masalah
1.3. Hipotesis
1.4. Tujuan Penelitian
1.5. Manfaat
1.6. Definisi Operasional
1.7. Kajian Teori
BAB II : METODE PENELITIAN
2.1. Variabel Percobaan
2.2. Alat Percobaan
2.3. Bahan Percobaan
2.4. Cara Kerja
2.5. Waktu dan Tempat
Percobaan
BAB III : HASIL DAN PEMBAHASAN
3.1. Data Hasil Penelitian
3.2. Analisis Data
BAB IV : PENUTUP
4.1. Kesimpulan
4.2. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pertumbuhan adalah proses fisiologis yang ditandai
dengan bertambahnya jumlah sel dan bertambahnya volume sel yang bersifat
irreversible (tidak dapat mengecil kembali). Pada tumbuhan bersel satu terjadi
penambahan besar sel, sedangkan pada tumbuhan multiselluler terjadi pembesaran sel
maupun penambahan ukuran sel. Pada proses perkecambahan, ada 2 tipe
perkecambahan; Epigeal (Perkecambahan dimana kotiledon berada di atas tanah)
dan Hipogeal (Kotiledon tetap berada di dalam tanah).
Perkembangan adalah proses pada tubuh untuk mencapai kedewasaan
atau maturitas. Matuaritas tidak dapat diukur secara kuantitatif namun bisa
dilihat dari cirri-cirinya, contohnya Spermatophyta bila sudah berbunga.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan
kacang hijau ada 2: Faktor Eksternal dan Faktor internal. Faktor
Eksternal adalah faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan dari
luar, meliputi: nutrisi, suhu, cahaya, air, kelembaban, oksigen. Faktor
Internal adalah faktor dari dalam, meliputi: gen dan hormone.
Berdasarkan latar belakang tersebut, kami ingin mengadakan penelitian mengenai pengaruh oksigen terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji kacang
hijau dengan membedakan perlakuan terhadap masing-masing
biji.
1.2 Rumusan Masalah
Bagaimana
pengaruh oksigen terhadap pertumbuhandanperkembangan biji kacang hijau?
1.3 Tujuan
Untuk mengetahui pengaruh oksigen terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan
biji kacang hijau.
1.4 Hipotesis
Oksigen berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan
1.5 Manfaat
1.
Mengetahui
faktor suhu tanaman di setiap tempat
2.
Mengetahui
apa saja faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan
pada tumbuhan
3.
Sebagai
tugas awal pada materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan
4.
Memperoleh
pengalaman dalam menguji dan membuat karya ilmiah
1.6 Definisi
Operasional
Gelas 1 dan Gelas 2 ditempatkan di dekat kaca
(ventilasi)
1.7 Kajian Teori
PERTUMBUHAN
adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. Pertumbuhan ini bersifat
kuantitatif/ terukur. PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada
organisme. Proses ini berlangsung secara kualitatif. Baik pertumbuhan atau
perkembangan bersifat irreversible.
Secara umum
pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang
merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. Pembelahan zigot
menghasilkan jaringan meristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi.
Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel,
membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda.Terdapat
2 macam pertumbuhan, yaitu:
1. Pertumbuhan Primer
Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan
meristem primer. Berlangsung pada embrio, bagian ujung-ujung dari tumbuhan
seperti akar dan batang. Embrio memiliki 3 bagian penting :
a)
Tunas
embrionik, yaitu calon batang dan daun.
b)
Akar
Embrionik yaitu calon akar,
c)
Kotiledon
yaitu cadangan makanan.
2. Pertumbuhan Sekunder
Merupakan aktivitas sel-sel meristem
sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada
tumbuhan dikotil, gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter)
tumubuhan.
BAB II
METODE
PENELITIAN
2.1 Variabel
Variabelbebas : Ketersediaan oksigen
Variabelterikat
: Pertumbuhan dan Perkembangan
Variabelterkontrol : Intensitas cahaya
2.2 Alat dan Bahan
1. Gelas Bekas
Air Mineral
2. Air
3. Biji kacang
hijau
4. Kapas
5. Gelas ukur
6. Timbangan
analitik
7. Alat tulis
2.3 Cara Kerja
1. Menyiapkan alat dan
bahan.
2. Membersihkan biji kacang hijau
dan menimbangnya.
3. Memberi label tiap gelas aqua.
4. Membasahi kapas secukupnya kemudian memasukkan dalam gelas aqua.
5. Kemudian meletakkan tujuh biji kacang hijau ke dalam gelas air mineral (2 gelas)
6. menambahkan air pada gelas 2 hingga biji terendam.
7. Meletakkan Gelas 1 dan Gelas 2 di dekat kaca (ventilasi) agar mendapat sinar matahari.
7. Mengamamati pertumbuhan batang setiap harinya selama 6 hari.
8. Membuat laporan hasil pengamatan dalam bentuk table.
2.3 Waktu dan Tempat Penelitian
Waktu : Senin, 01
September 2014
Tempat : Laboratorium IPA
dan Kelas XII IPA 2
2.4 Jenis data
Jenis data: Kuantitatifdan kualitatif
BAB III
HASIL DAN
PEMBAHASAN
3.1 DATA
HASIL PENELITIAN
Setelah diamati berikut hasil pengamatan praktikum kami:
|
HAL
|
GELAS I
|
GELAS II
|
||||||||||||||
|
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
RATA-RATA
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
6
|
7
|
RATA-RATA
|
|
TINGGI
BATANG
|
|
-
|
-
|
-
|
-
|
12
|
14
|
|
|
|
|
|
|
1
|
3,5
|
|
|
PANJANG
DAUN
|
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
4
|
4,2
|
|
|
|
|
|
|
1
|
2
|
|
|
JUMLAH
DAUN
|
|
|
2
|
2
|
2
|
2
|
2
|
|
|
|
|
|
|
2
|
2
|
|
|
PANJANG
AKAR
|
|
|
|
|
|
|
10
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
|
|
JUMLAH
AKAR
|
|
|
|
|
|
|
9
|
|
|
|
|
|
|
|
1
|
|
|
DESKRIPSI
|
||
|
NAMA
|
GELAS I
|
GELASII
|
|
warna daun
|
hijau tua
|
hijau tua
|
|
warna batang
|
bawah merah, atas hijau muda
|
Merah
|
|
keadaan daun (kriting/rata)
|
Rata
|
keriting
|
|
keadaan batand (kokoh/robek)
|
kokoh kecil
|
kokoh besar
|
|
keadaan akar (runcing/tebal)
|
Meruncing
|
Menebar
|
3.2 ANALISIS DATA
3.2.1
Tanaman kacang hijau hari ke-1 pada gelas 1sudah muncul akar masing masing
1. Pada gelas 2 kulitnya
hanya mengelupas dan tidak muncul akar.
3.2.2 Hari
ke-2 gelas 1 akarnya semakin panjang, gelas 2 mulai tumbuh/muncul akar.
3.2.3 Pada hari
ke-3gelas 1 mulai tumbuh batang dan daun , sedangkan gelas 2 sama sekali tidak
muncul.
3.2.4 Hari
ke-4 gelas 1 batang semakin memanjang dan membesar, sedangkan gelas 2
tanamannya mulai membusuk (mati)
3.2.5 Tidak ada pengamatan, karena hari libur ( minggu)
3.2.6 Pada
hari minggu tidak disiram atau diteliti ternyata tanaman tersebut tumbuh
semakin membesar mulai dari akar, batang, daun. Betapa tidak terkejut pada
gelas 1 tanamannya semua tumbuh membesar, tapi pada gelas 2 hanya tumbuh saja
tidak mengalami perkembangan.
3.2.7 Sama,
gelas 1 semakin tumbuh dan berkembang tapi gelas 2 banyak yang membusuk hanya
tumbuh 1 biji dari 7 biji yang ditanam.
Oksigen adalah salah satu
factor penting dalam pertumbuhan tanaman. Dengan perendaman biji maka kebutuhan
akan oksigen menjadi tidak terpenuhi sehingga dari hasil praktikum pertumbuhan
dan perkembangan tanaman pada gelas ke 2 akhirnya mati. Sedang pada gelas ke 1
tanaman tercukupi kebutuhan air dan juga oksigen sehingga pertumbuhan dan
perkembangannya lebih baik.
KETERANGAN
Saat pertama
kali menanam menggunakan air sebanyak 35 mL. Dan selama percobaan berlangsung
tanaman/biji tersebut disiram sebanyak 5 mL.
BAB IV
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Oksigen sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman
kacang hijau.
3.2 Saran
Di muka bumi
ini tumbuhan adalah sumber makanan, saran kami adalah marilah kita menjaga
kelestarian tanaman karena kita menyadari bahwa tanpa tanaman atau tumbuhan
kita tidak akan ada di muka bumi ini. Dan semoga dengan adanya laporan yang
kami buat dengan judul “Pengaruh Oksigen Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau “ dapat
bermanfaat untuk kita semua. Amiiinn . Dari bu SOL J
Daftar pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Kacang_hijau
http://renirahmawatii.blogspot.com/2012/01/makalah-biologi-umum.html
http://hasil-penelitian-pengaruh-media-tanah.html
http://Pengaruh
Berbagai Media Tanam Terhadap Kecepatan Perkecambahan Biji Kacang Hijau «
Ghoziyah's Blog.htm
http://Pengaruh Media Tanam terhadap Perkembangan Tumbuhan _ byulovers.htm
http://smk3ae.wordpress.com/2008/08/25/mengenal-serat-kapas-cotton-fibre
LAMPIRAN
1.
Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk eksperimen(percobaan)

2.
Kemudian menimbang dan mencatat hasil timbangan tersebut kedalam lembar
kerja laporan.

3.
Memberi label pada gelas yang telah disediakan.

4.
Memasukan kapas kedalam gelas aqua.

5.
Kemudian
memasukan biji kacang hijau tersebut kedalam gelas aqua.

6.
Menuangkan
air suling kedalam gelas aqua
.

7. Selama
7 hari kemudian eksperimen yang kami lakukan tumbuh. Inilah hasilnya:
GELAS 1

GELAS 2

Langganan:
Postingan (Atom)