Kamis, 03 Desember 2015

Laporan praktikum



LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

PENGARUH OKSIGEN TERHADAP
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KACANG HIJAU




Nama Kelompok JASMINUM XII IA 2 :
1.      APRISKA WIJAYANA
2.      AOLA AZQIYA
3.      ARINA ZULFA
4.      ENDANG LESTARI
5.      JODA HAQIQI M.Z
6.      SITI KHUROTUL A.




UPTD SMAN I MOJO
TAHUN AJARAN 2014/2015
Jln. Tambangan No. 16 Desa. Mlati Telp (0354)467918
Kode Pos : 64162

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. W
            Segala puji syukur bagi Alloh SWT, yang telah memberikan rahmat dan nikmat-Nya sehingga selama 2 minggu ini kami mampu menyelesaikan laporan percobaan Biologi yang berjudu  l”Pengaruh Oksigen Terhadap Pertumbuhan Dan Perkembangan Kacang Hijau”.
              Melalui kata pengantar ini kami lebih dahulu minta maaf dan mohon memaklumi, bila mana isi laporan tersebut ada kekurangan dan ada tulisan menyinggung perasaan pembaca. Semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Amiin
Wassalamu’alaikumWr. Wb











Kediri, 01 September 2014
Penyusun
         JASMINUM



DAFTAR ISI

Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I : PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
1.2. Rumusan Masalah
1.3. Hipotesis
1.4. Tujuan Penelitian
1.5. Manfaat
1.6. Definisi Operasional
1.7. Kajian Teori
BAB II : METODE PENELITIAN
            2.1. Variabel Percobaan
            2.2. Alat Percobaan
            2.3. Bahan Percobaan
            2.4. Cara Kerja
            2.5. Waktu dan Tempat Percobaan
BAB III : HASIL DAN PEMBAHASAN
 3.1. Data Hasil Penelitian
 3.2. Analisis Data
BAB IV : PENUTUP
             4.1. Kesimpulan
             4.2. Saran

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
      1.1 Latar Belakang
Pertumbuhan adalah proses fisiologis yang ditandai dengan bertambahnya jumlah sel dan bertambahnya volume sel yang bersifat irreversible (tidak dapat mengecil kembali). Pada tumbuhan bersel satu terjadi penambahan besar sel, sedangkan pada tumbuhan multiselluler terjadi pembesaran sel maupun penambahan ukuran sel. Pada proses perkecambahan, ada 2 tipe perkecambahan; Epigeal (Perkecambahan dimana kotiledon berada di atas tanah) dan Hipogeal (Kotiledon tetap berada di dalam tanah).
Perkembangan adalah proses pada tubuh untuk mencapai kedewasaan atau maturitas. Matuaritas tidak dapat diukur secara kuantitatif namun bisa dilihat dari cirri-cirinya, contohnya Spermatophyta bila sudah berbunga.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kacang hijau ada 2:  Faktor Eksternal dan Faktor internal. Faktor Eksternal adalah faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan dari luar, meliputi: nutrisi, suhu, cahaya, air, kelembaban, oksigen. Faktor Internal adalah faktor dari dalam, meliputi: gen dan hormone.
Berdasarkan latar belakang tersebut, kami ingin mengadakan penelitian mengenai pengaruh oksigen terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau dengan membedakan perlakuan terhadap masing-masing biji.

      1.2 Rumusan Masalah
                  Bagaimana pengaruh oksigen terhadap pertumbuhandanperkembangan biji kacang             hijau?




1.3 Tujuan
                  Untuk mengetahui pengaruh oksigen terhadap pertumbuhan dan perkembangan     tumbuhan biji kacang hijau.




      1.4 Hipotesis
                  Oksigen berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan


      1.5 Manfaat
1.      Mengetahui faktor suhu tanaman di setiap tempat
2.      Mengetahui apa saja faktor luar yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan  
       pada tumbuhan
3.      Sebagai tugas awal pada materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan
4.      Memperoleh pengalaman dalam menguji dan membuat karya ilmiah
1.6  Definisi Operasional
      Gelas 1 dan Gelas 2 ditempatkan di dekat kaca (ventilasi)

1.7 Kajian Teori
PERTUMBUHAN adalah proses pertambahan ukuran sel atau organisme. Pertumbuhan ini bersifat kuantitatif/ terukur. PERKEMBANGAN adalah proses menuju kedewasaan pada organisme. Proses ini berlangsung secara kualitatif. Baik pertumbuhan atau perkembangan bersifat irreversible.
Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. Pembelahan zigot menghasilkan jaringan meristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi. Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel, membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda.Terdapat 2 macam pertumbuhan, yaitu:
1. Pertumbuhan Primer
Terjadi sebagai hasil pembelahan sel-sel jaringan meristem primer. Berlangsung pada embrio, bagian ujung-ujung dari tumbuhan seperti akar dan batang. Embrio memiliki 3 bagian penting :
a)      Tunas embrionik, yaitu calon batang dan daun.
b)      Akar Embrionik yaitu calon akar,
c)      Kotiledon yaitu cadangan makanan.






2. Pertumbuhan Sekunder
Merupakan aktivitas sel-sel meristem sekunder yaitu kambium dan kambium gabus. Pertumbuhan ini dijumpai pada tumbuhan dikotil, gymnospermae dan menyebabkan membesarnya ukuran (diameter) tumubuhan.






























BAB II
METODE PENELITIAN

2.1 Variabel
Variabelbebas              : Ketersediaan oksigen
Variabelterikat                       : Pertumbuhan dan Perkembangan
Variabelterkontrol       : Intensitas cahaya
2.2 Alat dan Bahan
      1.  Gelas Bekas Air Mineral
2.   Air
3.   Biji kacang hijau
      4.    Kapas
5.  Gelas ukur
6.  Timbangan analitik
 7.  Alat tulis
2.3 Cara Kerja
1. Menyiapkan alat dan bahan.
2. Membersihkan biji kacang hijau dan menimbangnya.
        3. Memberi label tiap gelas aqua.
  4.  Membasahi kapas secukupnya kemudian memasukkan dalam gelas aqua.
        5.  Kemudian meletakkan tujuh biji kacang hijau ke dalam gelas air mineral (2 gelas)
        6.  menambahkan air pada gelas 2 hingga biji terendam.
  7. Meletakkan Gelas 1 dan Gelas 2 di dekat kaca (ventilasi) agar mendapat sinar matahari.
        7. Mengamamati pertumbuhan batang setiap harinya selama 6 hari.
        8. Membuat laporan hasil pengamatan dalam bentuk table.
2.3 Waktu dan Tempat Penelitian
Waktu             : Senin, 01 September 2014
Tempat            : Laboratorium IPA dan Kelas XII IPA 2                                         
2.4 Jenis data
Jenis data: Kuantitatifdan kualitatif

BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 DATA HASIL PENELITIAN
Setelah diamati berikut hasil pengamatan praktikum kami:
HAL
GELAS I
GELAS II

1
2
3
4
5
6
7
RATA-RATA
1
2
3
4
5
6
7
RATA-RATA
TINGGI BATANG
 -
 -
-
 -
12
14






1
3,5

PANJANG DAUN
 -
 -
 -
4
4,2






1
2

JUMLAH DAUN


2
2
2
2
2






2
2

PANJANG AKAR






10







3

JUMLAH AKAR






9







1


DESKRIPSI
NAMA
GELAS I
GELASII
warna daun
hijau tua
hijau tua
warna batang
bawah merah, atas hijau muda
Merah
keadaan daun (kriting/rata)
Rata
keriting
keadaan batand (kokoh/robek)
kokoh kecil
kokoh besar
keadaan akar (runcing/tebal)
Meruncing
Menebar

3.2 ANALISIS DATA
3.2.1 Tanaman kacang hijau hari ke-1 pada gelas 1sudah muncul akar masing masing 1.                Pada gelas 2 kulitnya hanya mengelupas dan tidak muncul akar.
3.2.2 Hari ke-2 gelas 1 akarnya semakin panjang, gelas 2 mulai tumbuh/muncul akar.
3.2.3 Pada hari ke-3gelas 1 mulai tumbuh batang dan daun , sedangkan gelas 2 sama sekali tidak muncul.
3.2.4 Hari ke-4 gelas 1 batang semakin memanjang dan membesar, sedangkan gelas 2 tanamannya mulai membusuk (mati)
3.2.5  Tidak ada pengamatan, karena hari libur ( minggu)
3.2.6 Pada hari minggu tidak disiram atau diteliti ternyata tanaman tersebut tumbuh semakin membesar mulai dari akar, batang, daun. Betapa tidak terkejut pada gelas 1 tanamannya semua tumbuh membesar, tapi pada gelas 2 hanya tumbuh saja tidak mengalami perkembangan.
3.2.7 Sama, gelas 1 semakin tumbuh dan berkembang tapi gelas 2 banyak yang membusuk hanya tumbuh 1 biji dari 7 biji yang ditanam.
          Oksigen adalah salah satu factor penting dalam pertumbuhan tanaman. Dengan perendaman biji maka kebutuhan akan oksigen menjadi tidak terpenuhi sehingga dari hasil praktikum pertumbuhan dan perkembangan tanaman pada gelas ke 2 akhirnya mati. Sedang pada gelas ke 1 tanaman tercukupi kebutuhan air dan juga oksigen sehingga pertumbuhan dan perkembangannya lebih baik.

KETERANGAN
Saat pertama kali menanam menggunakan air sebanyak 35 mL. Dan selama percobaan berlangsung tanaman/biji tersebut disiram sebanyak 5 mL.














BAB IV
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Oksigen sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau.
3.2 Saran
Di muka bumi ini tumbuhan adalah sumber makanan, saran kami adalah marilah kita menjaga kelestarian tanaman karena kita menyadari bahwa tanpa tanaman atau tumbuhan kita tidak akan ada di muka bumi ini. Dan semoga dengan adanya laporan yang kami buat dengan judul “Pengaruh Oksigen Terhadap Pertumbuhan Kacang Hijau “ dapat bermanfaat untuk kita semua. Amiiinn . Dari bu SOL J









Daftar pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Kacang_hijau

http://renirahmawatii.blogspot.com/2012/01/makalah-biologi-umum.html

http://hasil-penelitian-pengaruh-media-tanah.html

http://Pengaruh Berbagai Media Tanam Terhadap Kecepatan Perkecambahan Biji Kacang Hijau « Ghoziyah's Blog.htm

http://Pengaruh Media Tanam terhadap Perkembangan Tumbuhan _ byulovers.htm

http://smk3ae.wordpress.com/2008/08/25/mengenal-serat-kapas-cotton-fibre


















LAMPIRAN
1.     Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk eksperimen(percobaan)
2.      Kemudian menimbang dan mencatat hasil timbangan tersebut kedalam lembar kerja laporan.


3.      Memberi label pada gelas yang telah disediakan.
4.      Memasukan kapas kedalam gelas aqua.








5.       Kemudian memasukan biji kacang hijau tersebut kedalam gelas aqua.
6.       Menuangkan air suling kedalam gelas aqua
.









7.       Selama 7 hari kemudian eksperimen yang kami lakukan tumbuh. Inilah hasilnya:
GELAS 1
GELAS 2




Tidak ada komentar:

Posting Komentar